EPIDEMIOLOGI ASMA BRONKIAL PDF

Jurnal Epidemiologi Indonesia Vol 4, No 3 (). Prevalensi dan Faktor Resiko Asma Bronkial pada Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertaina. Data PTM dalam Riskesdas meliputi: (1) asma; (2) penyakit paru obstruksi Prevalensi asma, PPOK, dan kanker berdasarkan wawancara di Indonesia. Table 6. Phase I ISAAC Study in Indonesia, Age Group Years. Prevalence of Wheeze Ever, Wheeze Past Year and Asthma Ever – “Epidemiology of.

Author: Voodootaxe Zulkis
Country: New Zealand
Language: English (Spanish)
Genre: Life
Published (Last): 24 April 2015
Pages: 269
PDF File Size: 14.68 Mb
ePub File Size: 8.39 Mb
ISBN: 204-5-79373-224-6
Downloads: 78919
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Taushura

Vaksinasi GINA, 26 Influenza berkontribusi terhadap terjadinya eksaserbasi akut asma, dan pasien dengan asma sedang-berat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi influenza setiap tahun. Clinical phenotypes of asthma.

Skip to search form Skip to main content. Dzicky Rifqi Fuady Category: Identification of asthma phenotypes using aska analysis in the Severe Asthma Research Program.

ASMA GINA 2016

Asma Eksaserbasi Akut Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi poin-poin penting tentang asma eksaserbasi akut: Semua pasien seharusnya diberikan tatalaksana tertulis sesuai dengan derajat asma sehingga dapat memudahkan mengenali dan menangani asma GINA, Kapasitas difusi yang rendah biasanya ditemukan pada Asma.

Metode ini sangat bermanfaat pada dewasa dan anak-anak. Saat pemindahan pasien, inhalasi SABA, 32 ipratropium bromide, terapi oksigen terkendali dan kortikosteroid sistemik jika diperlukan c Terapi seharusnya dimulai dengan pemberian SABA berulang dengan MDI atau spaceratau pemberian dini kortikosteroid oral, dan pemberian oksigen terkendali jika tersedia.

Anamnesis dan pemeriksaan fisik yang cermat, ditambah dengna pemeriksaan EKG dan foto thorax dapat membantu diagnosis. Peningkatan tekanan intrakranial, space occupying lesion SOL pada otak, ablasio retina, dan lain-lain.

Links between allergic rhinitis and asthma still reinforced. Atlet Diagnosis pada atlet harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan fungsi paru, biasanya dengan uji provokasi bronkus.

Manuver APE arus puncak ekspirasi. Untuk pasien ini, penting untuk dicatat variablitis fungsi paru. Terapi ini dilakukan melalui tiga bronkoskopi terpisah dengan gelombang radiofrekuensi lokal.

  DIE REISE NACH PETUSCHKI PDF

Penyakit jantung kongenital g. Please copy and paste this embed script to where you want to embed Embed Script. Pemeriksaan ini dilakukan dengan latihan inhalasi metakolin dan histamin, hiperventilasi eukapnik volunter atau manitol inhalasi. Asma biasanya dikaitkan dengan hiperesponsivitas jalan napas karena stimulus langsung dan tidak langsung, dan dengan inflamasi jalan nafas kronik. Terapi pemeliharaan asma awal GINA, Untuk hasil yang lebih baik, terapi pemeliharaan asma harian harus fpidemiologi secepat mungkin setelah diagnosis asma dibuat, berdasarkan bukti klinis adalah sebagai berikut: Penilaian Asma Penilaian asma seharusnya seharusnya menilai pula pengendalian asma pengendalian gejala dan risiko efek samping di masa depanmasalah terapi terutama dalam hal teknik inhaler dan kepatuhan, serta komorbid yang dapat berkontribusi terhadap keparahan gejala dan kualitas hidup yang buruk.

User Username Password Remember me.

ASMA GINA – Free Download PDF

Pasien asma dengan alergi makanan 3. Bronchial Asthma sufferers are expected to always control the disease and avoid the trigger factors of Asthma. APE adalah kecepatan arus ekpirasi maksimal yang dapat dicapai saat ekspirasi paksa.

Di sisi lain, pasien juga dapat mengalami beberapa periode serangan eksaserbasi asma yang dapat mengancam nyawa dan dapat memberikan beban yang signifikan bagi pasien dan komunitas.

Jika diagnosis tetap tidak bisa ditegakkan, maka perlu dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi GINA, Penyakit parenkim paru h.

Variabilitas berlebihan dapat ditemukan dari waktu ke waktu dalam satu hari variasi diurnaldari hari ke hari, musiman, atau dari sebuah tes reversibilitas. N Engl J Med ; ABC of allergies of pathogenic mechanisms: Manuver Kapasitas Vital KVsubjek menghirup udara sebanyak mungkin dan kemudian udara dikeluarkan sebanyak mungkin tanpa manuver paksa. Gejala terbatasnya jalan nafas dapat bronkil secara spontan dengan pengobatan bronkiwl dapat menghilang selama beberapa minggu atau bulan.

Asma adalah penyakit heterogen, biasanya ditandai dengan inflamasi jalan nafas kronik 2.

  GIORGIO FRANCESCHETTI CAMPI ELETTROMAGNETICI PDF

Table 6 from Epidemiology of asthma in Indonesia. – Semantic Scholar

Nonfarmakologis GINA, a. Subjek bebas rokok minimal 2 jam sebelumnya, tidak makan terlalu kenyang, tidak berpakaian terlalu ketat, penggunaan obat pelega napas terakhir 8 jam sebelumnya untuk aksi singkat dan 24 jam untuk aksi panjang. Rhinitis okupasional biasanya mendahului asma beberapa tahun sebelum asma, dan paparan yang berlanjut terkait dengan prognosis yang lebih buruk GINA, The hospital is expected to suggest an allergy test for Bronchial asthma patients to ensure Asthma trigger factors and provide room for the evaluation of patients with Bronchial Asthma.

Hampir separuh dari seluruh pasien asma pernah dirawat di rumah sakit dan melakukan kunjungan ke bagian gawat darurat setiap tahunnya Rengganis, Penilaian asma meliputi pengendalian gejala asma serta penilaian faktor risiko untuk eksaserbasi dan prognosis yang buruk.

Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi

Pernah mengalami penyakit psikiatrik atau masalah psikososial h. Sindrom batuk kronik saluran nafas atas b. From This Paper Figures, tables, and topics from this paper. Pada tahun Survei Kesehatan Rumah Tangga mencatat Many diagnoses were based on questioner, clinical or secondary data.

Sjaifurrochman, Mochamad Sadjimin, Tonny. Minimal 1 periode bronkkal berat di tahun terakhir 3. Topics Discussed in This Paper. Akan tetapi, sampai saat ini suplementasi vitamin D belum bisa dikaitkan secara kuat dengan peningkatan kontrol asma atau penurunan eksaserbasi.

Jurnal Epidei iiologi Indonesia,4: Kontraindikasi Uyainah, a. Jadi, hasil negatif pada pasien yang tidak mengonsumsi ICS dapat 16 mengeksklusi asma, akan tetapi hasil positif tidak selalu menandakan bahwa penyakit tersebut adalah asma, sehingga anamnesis perlu diperhatikan GINA,